Angka Kematian Bayi Dan Ibu Melahirkan Di Indonesia

Angka Kematian Bayi Dan Ibu Melahirkan Di Indonesia



Kepala Badan Kependudukan & Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Surya Chandra Suraparti mengatakan, setiap 1,5 jam, seorang wanita melahirkan di Indonesia meninggal dunia.

Angka Kematian Bayi Dan Ibu Melahirkan Di Indonesia

Surya memaparkan, di tahun 2000, dari 100 ribu perempuan melahirkan ada 228 ibu melahirkan yg meninggal. Angka tersebut ditargetkan turun jadi 102 per 100 ribu kelahiran hidup pada tahun 2015.

"Namun kenyataannya angkanya semakin meningkat jadi 359 per 100 ribu kelahiran, yg artinya tiap 1,5 jam, ada wanita hamil melahirkan yg meninggal dunia. Kenapa angkanya tinggi? karena KB mulai dilupakan,"

Tingginya angka kematian ibu (AKI) dikarenakan sejumlah hal. Diantaranya, usia ibu hamil masih muda ataupun kurang dari 21 tahun, jarak kelahiran yg terlalu dekat, usia terlalu tua ketika melahirkan, dan juga terlalu banyak anak.

"Satu satunya solusinya ya KB. Jadi kami menggalakan lagi program keluarga berencana,".

Sedangkan, Pua Jiwa, Kepala dari Dinas Pemberdayaan Perempuan & Keluarga Berencana Kabupaten Banyuwangi menjelaskan, pemakai KB di Banyuwangi sekarang ini cukup tinggi, di atas 71% dari 100 pasangan yg sah usia subur.

"Angkanya memang naik turun tetapi masih di atas 70%. Untuk KB di Banyuwangi yg terbanyak dipakai menggunakan KB suntik,".

Banyuwangi, menargetkan ada dua puluh empat kampung KB di daerahnya dengan 1 desa atau dusun di setiap kecamatannya.

"Indikasi dipilihnya daerah itu sebagai kampung KB, salah satunya ialah tingkat pasrtisipasi masyarakat untuk KB masih sedikit dibandingkan desa lainnya yg ada di sekitar,".
    Baca Juga :


Share this: