Apa Yang Terjadi Jika Hormon Estrogen Tidak Seimbang

Apa Yang Terjadi Jika Hormon Estrogen Tidak Seimbang





Kondisi tubuh kalian memang sangat dipengaruhi oleh hormon. Meski jumlahnya sangat sedikit, tetapi ketidakseimbangan atau kekurangan hormonal dapat menimbulkan berbagai gejala yg tidak nyaman.

Apa Yang Terjadi Jika Hormon Estrogen Tidak Seimbang

Statistik menunjukkan, 80% wanita menderita berbagai gangguan karena ketidakseimbangan hormonal. Biasanya efek dari kekurangan hormon estrogen & progesteron. Sementara untuk pria, kekurangan hormon testosteron alias kelebihan kadar estrogen di tubuhnya bakal memicu sederet masalah.

Ketidakseimbangan hormonal tersebut selalu diabaikan. Berikut adalah apa yang akan terjadi jika hormon esterogen tidak seimbang:

1. Kualitas tidur menjadi terganggu

Kurang tidur atau insomnia adalah efek samping paling umum dari masalah hormonal. Untuk pria, hal ini bisa menjadi suatu tanda bahwa kadar testosteronnya rendah. Level testosteron mencapai puncaknya ketika tidur setelah 3 jam.

Untuk wanita, kadar progesteron yg rendah bisa juga membuat kualitas tidur malamnya berkurang. Sebelum wanita mengalami haid, akan terjadi perubahan hormonal di dalam tubuhnya, termasuk penurunan progesteron & berpengaruh pada kontrol suhu tubuh. Keadaan tersebut mengurangi durasi tidur REM.

2. Berkeringat pada malam hari

Ketidakseimbangan hormonal bukan cuma membuat susah tidur malam tetapi juga tubuh mudah berkeringat. Penurunan progesteron di wanita membuat terjadi dominasi estrogen di dalam tubuhnya. Gejalanya adalah keringat pada malam hari, serangan rasa panas, & berat badan bertambah.

Sedangkan, berkeringat di malam hari untuk pria biasanya karena rendahnya level testosteron. Seiring bertambahnya usia, diatas usia 40 tahun pria kehilangan 1% testosteron pertahunnya.

3. Kelelahan

Kurang tidur memang dapat membuat kalian kelelahan keesokan harinya. Tapi, tetap merasa lelah setelah tidur selama delapan jam dapat menunjukkan adanya ketidakseimbangan hormonal.

Bukan hanya itu, ada juga penyebab lain dari kelelahan tersebut, misalnya kadar insulin yg tinggi karena kondisi resistensi insulin (fase awal terjadinya penyakit diabetes). Terlalu banyak mengkonsumsi gula & karbohidrat yg disosoh seperti tepung, nasi, ataupun roti, juga menyebabkan fluktuasi gula darah. Hal itu membuat kalian menjadi lelah, cemas, & gangguan mood.

4. Libido rendah

Kurangnya minat untuk melakukan hubungan sek bisa menandakan kadar estrogen rendah bagi wanita & kadar testosteron rendah bagi pria. Penurunan estrogen bisa terjadi ketika menjelang masa menopause. Gejala lain yg menyerasi adalah organ private wanita menjadi kering & nyeri saat berhubungan sek.

5. Jerawat kronik

Satu dua jerawat yg timbul di sekitar periode menstruasi merupakan hal yg normal. Sebaliknya, jerawat yg tidak juga pergi walau sudah memasuki usia dewasa, dapat menandakan adanya masalah pada hormonal.

Kelebihan hormon androgen, alias hormon pria, pada tubuh pria & wanita bisa menyebabkan kelenjar minyak yang ada di kulit berlebihan memproduksi minyak. Walhasil, pori-pori akan tersumbat & menyebabkan jerawat.


    Baca Juga :

Share this: