Bayi Umur 3 Bulan Tidak Bab 4 Hari

Bayi Umur 3 Bulan Tidak Bab 4 Hari



Susah buang air besar (BAB) merupakan salah satu gejala yg sering dialami oleh anak-anak apalagi bayi. Ketika melihat bayi susah untuk BAB, dengan begitu tentu saja sebagai orang tua jadi merasa khawatir karena itu bisa menjadi kondisi yg mungkin sangat membahayakan pada si buah hati. Tapi tidak heran berbagai usaha juga akan dilakukan, dari mulai melakukan cara yg sederhana yakni dengan memasukkan sabun pada an us sampai membeli obat-obatan.

Bayi Umur 3 Bulan Tidak Bab 4 Hari

Susah BAB juga sering disebut dengan Sembelit atau Konstipasi pada bayi, yg merupakan suatu kondisi tidak adanya BAB selama kurun waktu tertentu, & biasanya 3 hari. Dan hal itu disebabkan oleh adanya fases alias kotoran yg keras sehingga sangat susah untuk dikeluarkan & hal ini pastinya sangat menyakitkan. Untuk pola buang air besar pada bayi dalam keadaan yg normal, sang bayi akan BAB sebanyak 4x dalam satu hari, karena hal ini juga berlangsung sampai bayi berusia 7 hari kelahiran. Kemudian sang bayi akan mengalami BAB 1x sehari atau seminggu 3-4x.

Pasalnya bagi yg baru menjadi orang tua kebanyakan sangat kurang informasi yg berkaitan dengan masalah kesehatan pada si buah hati ataupun dengan cara untuk mengurus bayi. Namun kalian tidak perlu khawatir dengan informasi yg cukup, kalian juga akan bisa melakukan penanganan yg benar & baik pada sang bayi yg lagi mengalami susah BAB.

Tanda-Tanda Bayi Susah Buang Air Besar

Untuk bayi mempunyai frekuensi BAB yg berbeda-beda, tapi hal itu sangat penting untuk para orang tua agar mengetahui siklus BAB pada bayinya sendiri. Sebab keadaan tersebut sangat perlu diperhatikan agar tidak terjadinya sesuatu yg tidak diinginkan. Dengan kalian mengetahuinya maka kalian bisa segera untuk melakukan tindakan.

Jika dalam satu minggu kurang dari 3x, dengan konstrasi padat & juga merasa kesakitan maka bayi tersebut lagi mengalami konstipasi (bayi susah BAB). Bukan hanya konsentrasi pada tinja yg keras, maka bayi juga akan menjadi lebih rewel, menangis, dan mengangkat kakinya. Bahkan ada juga kasus yg sangat parah, pada tinja akan diikuti dengan darah karena disebabkan oleh terdapatnya luka lecet yg terdapat pada an us bayi.

Cara Mengatasi Bayi Susah BAB

Berikut ada sejumlah cara yg sederhana untuk mengatasi pada bayi apabila lagi mengalami susah BAB, diantaranya:

Berikan ASI Eksklusif kepada bayi ketika berusia 0-6 bulan, & frekuensi dalam pemberian ASI sebanyak 8-10 x dalam satu hari.
Jika terpaksa kalian harus memberikan susu formula yg dikarenakan beberapa alasan tertentu, maka perlu dilihat aturan takarannya, karena apabila salah dalam melakukan takaran susu formula bisa membuat pada tinja jadi lebih keras sehingga bayi bakal lebih susah untuk BAB.
Berikanlah pijatan lembut ke perut karena akan membantu kinerja di dalam usus menyerap dan mencerna.
Jika perlu, oleskan sedikit baby oil ke an us apabila terjadi konsentrasi tinja yg keras sehingga bisa mencegah terjadinya lecet pada an us.
Baringkan bayi lalu lakukan gerakan pada kaki seperti mengayun sepeda. Karena hal itu juga bisa membantu untuk otot usus perut bergerak dengan baik jadi akan memudahkan bayi untuk melakukan buang air besar.
Memandikannya dengan air hangat akan membuat bayi jadi lebih rileks, dan pada sistem pencernaan pun juga bakal menjadi lebih lancar.
    Baca Juga :


Share this: