Cara Mencangkok Pohon Jambu

Cara Mencangkok Pohon Jambu





Mencangkok atau biasa juga dikenal dengan metode okulasi adalah salah satu teknik pengembangbiakan tanaman yg sangat cocok untuk metode penanaman yg dilakukan di dalam pot.

Cara Mencangkok Pohon Jambu

Di samping kualitas buah yg nantinya dihasilkan dari tanaman yg dicangkok biasanya sama seperti induknya & nantinya pohon yg tumbuh dari hasil cangkokkan tersebut juga berkembang tidak terlalu tinggi.

Pohon yg dikembangbiakan dengan menggunakan teknik cangkok tidak akan mempunyai akar pohon berjenis tunggang.

Cara Pengendalian Hama & Penyakit Tanaman Jambu

Tanaman yg bisa dicangkok ialah tanaman buah berkayu keras atau yg mempunyai kambium misalnya pohon jambu.

Artikel kali ini akan dijelaskan gimana cara mencangkok tanaman dengan mudah, di kesempatan ini jenis tanaman yg akan dicangkok ialah pohon jambu.

Berikut dibawah ini adalah alat-alat yg dibutuhkan :

1. Pisau yg kuat

2. Serabut kelapa boleh juga kantong plastik kresek.

3. Tali atau karet ban dalam bekas atau yg sudah tidak dipakai lagi.

4. Paku dengan ukuran yg panjang lebih kurang sepanjang sepuluh centimeter.

5. Ember atau apa saja yg nantinya bisa berguna sebagai pengganti media lain buat menampung air.

6. Kursi / stegger / tangga, apabila cabang tanaman terlalu tinggi.

7. Campuran tanah yg subur yakni pupuk kandang dengan serbuk gergaji dengan menggunakan perbandingan 1 : 1

Langkah demi langkah untuk mencangkok :

1. Pertama, sebelumnya pastikanlah lebih dulu bahwa induk semang dari tanaman yg akan dicangkok merupakan dari tanaman yg sama tipe varietasnya. Sehingga hasilnya nanti bakal menghasilkan tanaman yg berupa bibit unggulan juga.

2. Coba tentukan cabang yg bentuknya lurus & cukup besar supaya nantinya si pohon itu akan cukup kuat untuk bisa berkembang. Ukuranya kira-kira sebesar pergelangan tangan anak-anak ataupun kurang lebih yg memiliki diameter kira-kira tiga centimeter.

3. Selanjutnya, potonglah pangkal cabang tanaman dengan memakai pisau. Kemudian potong sekali lagi batang tanaman yg berasal dari potongan pertama tadi dengan jarak sekitar 1 kepalan tangan atau kurang lebih sekitar 5 centimeter.

4. Buanglah kulit-kulit yg ada diantara potongan tadi.

5. Sesudah kulit kayu bersih, kerok lendir / getah sampai bersih menyeluruh & sampai kayu tidak terasa licin.

6. Ambil serabut kelapa atau plastik secukupnya lalu ikatlah bagian bawah tanamannya.

7. Bentuk sedemikian rupa sampai membentuk penampung, isilah sama campuran tanah yg sudah disiapkan. Kemudian isian harus sbisa mungkin terasa cukup padat, cara memadatkanya dengan cara sedikit menekan-nekannya.

8. Ikat bagian atas dari serabut atau plastik & pastikan campuran tanah yg dibuat tadi tertutup rapat.

9. Buatlah lubang-lubang untuk pembuangan air dengan jarak -+ 1 centimeter tiap antar lubangnya (jika media yg dipakai adalah plastik).

10. Lalu siram dengan menggunakan air sampai air menetes keluar dari cangkokan.

11. Tunggulah sekitar 4-6 minggu sebelum cangkokan siap buat dipisahkan dari induknya. Hal yg harus diingat untuk senantiasa menyirami tanaman cangkokan setiap pagi & juga sore harinya. Agar memastikan bahwa tanaman yg dicangkok sudah jadi, silahkan periksa kembali apakah sudah keluar akar yg cukup banyak. Hal itu biasanya bisa dilihat akan ada tembus ataupun muncul akar tanaman dari bagian yg dibungkus tadi.

12. Bila kondisi seperti itu sudah muncul, maka potonglah tanaman itu dari induknya. Sebaiknya lakukan pemotongan tersebut dengan menggunakan gergaji supaya tanaman tidak mudah rusak. Kurangi daun & juga ranting (sisakan beberapa lembar daun saja) supaya pertumbuhan tanaman jadi baik.


    Baca Juga :

Share this: