Syarat Membuat Bpjs Kesehatan

Syarat Membuat Bpjs Kesehatan





BPJS Kesehatan memberikan pelayanan pada semua masyarakat di Indonesia dari mulai mereka yg ada di strata ekonomi atas hingga mereka yg berada di bawah garis kemiskinan. Lewat BUMN yg dioperasikan pada 1 Januari 2014 tersebut, semua masyarakat & pemerintah akan bahu-membahu menjamin playanan kesehatan bersama-sama dengan subsidi silang yg bersistem.

Syarat Membuat Bpjs Kesehatan

Peserta BPJS Kesehatan yg ditetapkan oleh BPJS Kesehatan. Apabila Peserta tidak menyetujui syarat ketentuan, Peserta tak diperkenankan mengunakan Layanan Pendaftaran BPJS Kesehatan.

BPJS Kesehatan kapanpun bisa mengubah syarat & ketentuan penggunaan Layanan Pendaftaran BPJS Kesehatan yg akan berlaku kepada seluruh pengguna.

Dokumen Untuk Membuat BPJS 2018

Siapkanlah pasfoto ukuran 3X4 masing-masing satu lembar (untuk jaga-jaga bawa yg banyak)
Fotocopy KK (kartu keluarga)
Fotocopy KTP (diutamakan e-ktp)
Fotocopy Akte Kelahiran Anak ataupun surat keterangan lahir yg menjadi tanggungan
Fotocopy Buku Nikah
Untuk WNA lampirkan (KITAS atau KITAP)

Untuk pendaftaran Offline

Mengisi formulir pendaftaran dengan data yg sebenar-benarnya seperti nama, alamat tipe iuran yg dipilih & faskes tingkat pertama kalian, jika kebingungan langsung tanyakan pada petugas yg ada.
Serahkan kembali Formulir pada petugas untuk dilakukan proses submit ke sistem setelah itu kalian akan mendapatkan nomor virtual account dan besaran iuran yg harus segera kalian bayar.
Lakukan pembayaran iuran melalui bank yg sudah bekerjasama
Serahkan bukti pembayaran pada petugas untuk mencetak kartu BPJS kalian
Menerima Kartu BPJS & akan aktif setelah 14 hari kerja

Syarat & Ketentuan :

1. Pengguna Layanan Pendaftaran BPJS Kesehatan harus mempunyai usia yg cukup secara hukum untuk menjalani kewajiban hukum yg mengikat dari setiap kewajiban apapun yg mungkin terjadi karena penggunaan Layanan Pendaftaran BPJS Kesehatan
2. Mengisi & memberikan data dengan benar & bisa dipertanggungjawabkan,
3. Mendaftarkan diri & anggota keluarganya untuk menjadi peserta BPJS Kesehatan.
4. Membayar iuran setiap bulannya selambat-lambatnya tanggal 10 (sepuluh).
5. Melaporkan perubahan status data peserta & anggota keluarga, perubahan yg dimaksud adalah perubahan fasilitas  esehatan, susunan keluarga/jumlah peserta, & anggota keluarga tambahan

6. Melaporkan kehilangan & kerusakan identitas peserta yg diterbitkan oleh BPJS Kesehatan kpd BPJS Kesehatan
7. Menyetujui membayar iuran yg pertama paling cepat empat belas (14) hari kalender & paling lambat tiga puluh (30) hari kalender setelah menerima virtual akun untuk mendapatkan hak & manfaat jaminan kesehatan.
8. Menjaga identitas peserta (e ID atau Kartu BPJS Kesehatan) supaya tidak rusak, hilang ataupun dimanfaat oleh orang yg tidak berhak

9. Menyetujui mengulang proses pendaftaran jika :
a) Belum melakukan pembayaran iuran yg pertama sampai dengan tiga puluh (30) hari kalender sejak virtual akun diterima; atau
b) Melakukan perubahan data setelah empat belas (14) hari kalender sejak virtual akun diterima & belum melakukan pembayaran iuran yg pertama
10. Setuju melakukan pencetakan e-id sebagai identitas anggota peserta
11. Perubahan susunan keluarga bisa dilakukan pada Kantor Cabang BPJS Kesehatan terdekat

Sekian persyaratan BPJS Kesehatan. Semoga bermanfaat!


    Baca Juga :

Share this: