Tanda Akan Melahirkan Normal

Tanda Akan Melahirkan Normal



Semakin mendekati hari-H persalinan barangkali ibu merasa cemas atau semakin takut. Rasa sakit memang bagian dari proses persalinan alami. Tapi semua akan baik-baik saja asal ibu siap & tau apa yg harus dilakukan. Bekali diri dengan pengetahuan yg benar mengenai tanda akan melahirkan & cara melahirkan yg benar.

Tanda Akan Melahirkan Normal

Keluarnya darah & lendir dari organ v.
Atau cairan kecokelatan, yg merupakan lendir yg melindungi serviks (dasar rahim). Bila keluar cairan kecoklatan ini, segeralah hubungi klinik bersalin atau dokter, sebab bisa jadi akan di susul dengan keluarnya air ketuban.

Kontraksi.
Kontraksi yg merupakan salah satu tanda melahirkan dapat terjadi dengan atau tanpa rasa ngilu. Segera ke klinik atau rumah sakit bersalain apabila kontraksi berulang setiap 10 menit skali atau kurang dari 10 menit. Pastikanlah kontraksi tersebut bukan Braxton Hicks (Kontraksi Palsu) yg cenderung menghilang jika ibu berjalan atau mengubah posisi.

Keram perut.
Keram perut atau mulas yg cukup kuat & semakin kuat, yg kadang disertai diare adalah tanda akan melahirkan normal dalam waktu yg dekat. Keram berlangsung semakin sering & semakin kuat.

Tekanan di area rongga panggul.
Tekanan trasa sebagai janin bergerak ke bawah & menekan ke daerah panggul sebelah bawah.

Nyeri pinggang.
Tanda lain yg mungkin timbul menjelang persalinan ialah nyeri pinggang atau punggung dibagian bawah yg juga terjadi secara berkala, misal mulas, mulai dari 31 menit sekali.

Sendi-sendi terasa lunglai.
Selama kehamilan khususnya di trimester ke-3 hadirnya hormon relaxin membuat otot-otot menjadi lemas & lentur. Semakin mendekati ketika persalinan, ibu akan merasa seluruh sendi-sendi seperti tidak bertenaga atau lemah. Cobalah rileks, ini hanya bagian dari proses alami dari terbukanya rongga panggul, supaya bisa dilewati oleh si Kecil dalam proses lahirnya ke dunia.

Pecahnya air ketuban.
Biasanya pecahnya air ketuban merupakan tanda terakhir dari akan segera lahirnya bayi ibu. Namun hal itu bisa terjadi lebih awal. Jangan cemas, segera ke klinik atau rumah sakit bersalin untuk mendapatkan pertolongan.
    Baca Juga :


Share this: