www.desywulandari.com

Aturan Minum Entrostop



Diare datang tidak melihat siapapun, termasuk anak-anak & balita. Hal itu dikarenakan daya tahan tubuh mereka yg masih rendah. Ironisnya, tidak sedikit orang tua yg menyepelekan penyakit ini sehingga banyak anak yg akhirnya mengalami dehidrasi akut & berujung pada maut. Tidak mau hal itu terjadi minum entrostop. Oleh karena itu, tidak heran jika di Indonesia diare merupakan salah satu dari 10 penyakit yg paling sering terjadi pada anak-anak. Seorang anak dikatakan menderita diare jika buang air besarnya 'lebih encer' & 'lebih sering' dari biasanya. Tinja anak diare bisa mengandung lendir & darah, tergantung dari penyebabnya.

Gejala ikutan lainnya ialah demam & muntah. Kadangkala gejala muntah & demam mendahului gejala mencretnya. Terjadinya diare bisa dikarenakan 2 hal, yaitu infeksi bakteri & noninfeksi. Noninfeksi bisa berupa makanan yg tidak cocok sama usus sehingga ditolak. Pada kasus diare, usus besar yg semestinya menyerap air malah mengeluarkan air. Dengan begitu, feses menjadi encer & penderita mengalami dehidrasi. Untuk penderita diare, 70% kandungan fesesnya adalah air. Jika penderita kekurangan air sampai 25%, dampaknya bisa fatal, bahkan meninggal. Karena, kekurangan 2% cairan tubuh saja sudah dapat mengganggu metabolisme. Minum entrostop agar terhidar dari dampak fatal tersebut.

Diantara penyebab diare tersebut yg paling sering adalah karena infeksi & keracunan makanan. Penyebab infeksi bisa akibat bakteri, virus, protozoa atau parasit & penyebab diare karena infeksi terbesar yakni karena virus, yaitu rotavirus. Sedangkan diare yg dikarenakan oleh kuman biasanya disebarkan melalui rute fekal-oral, yakni makanan yg dikonsumsi kontak dengan tinja. Perjalanan kuman tersebut bisa langsung melalui tangan, minuman, makanan, tanah ataupun perantara binatang seperti kecoa, lalat & tikus. Tingkat keparahan diare bisa ditentukan berdasarkan derajat dehidrasi yakni diare tanpa dehidrasi, dehidrasi ringan, sedang & berat. Penilaian derajat tersebut bisa ditentukan berdasarkan sejumlah parameter, seperti perbandingan berat badan sebelum & sesudah diare. Dari jumlah berat badan yg turun bisa ditentukan tingkat derajat dehidrasi. Bila berat badan turun kurang dari 5% artinya sudah terjadi dehidrasi ringan, dan 10% artinya derajat sedang, sementara lebih dari 10% adalah dehidrasi berat. Untuk penyembuhannya minum entrostop.

Jadi orangtua penting agar mengetahui berat badan anaknya sebelum mengalami diare. Selain itu, penentuan derajat dehidrasi bisa dinilai berdasarkan tanda-tanda vital misalnya kesadaran, laju nadi, laju nafas & suhu. Bisa juga dilihat rasa haus anak, apakah anak terlihat haus ataukah sangat kehausan. Lalu berdasarkan pemeriksaan fisik yakni kecekungan ubun-ubun & mata, selaput lendir mulut & bibir basah atau kering. Juga dari penilaian turgor (kekenyalan) kulit, & menghitung jumlah urin yg keluar. Derajat keparahan tersebut akan berpengaruh terhadap pengobatan & komplikasi yg mungkin terjadi. Minum entrostop

Enstrostop adalah obat diare yg mengandung Attapulgite & Pectin yg diindikasikan untuk pengobatan simptomatik pada diare yg tidak diketahui penyebabnya. Minum entrostop bisa menyerap beberapa racun & bakteri penyebab diare. Bisa mengurangi frekuensi buang air besar & memperbaiki konsistensi feses yg encer.

Aturan Minum Entrostop

- Minum entrostop untuk dewasa & anak-anak di atas 12 tahun : 2 tablet setiap setelah BAB, maksimal 12 tablet / 24 jam
- Minum entrostop untuk anak-anak 6 sampai 12 tahun : 1 tablet setiap setelah BAB, maksimal 6 tablet / 24 jam

Perhatian
Diare bisa mengakibatkan kekurangan cairan & elektrolit atau dehidrasi, maka dari itu dibutuhkan terapi rehidrasi (cairan rehidrasi oral seperti oralit). Bila diare pada anak-anak disertai oleh dehidrasi maka pengobatan awal harus dikasih cairan rehidrasi oral seperti oralit. Minum entrostop tidak boleh dikasih pada anak-anak dibawah 5 tahun & penderita harus minum oralit selama memakai obat ini. Bisa mempengaruhi absorpsi obat lain di dalam saluran pencernaan maka dari itu dianjurkan jeda waktu 2 - 3 jam antara pemberian oral obat lain dengan obat ini. Jangan dipakai lebih dari dua hari atau keadaan demam tinggi. Bila gejala-gejala masih berlangsung terus, konsultasikan pada dokter. Hanya untuk mengurangi frekuensi BAB, memadatkan tinja & menyerap racun pada penderita diare dan bukan sebagai pengganti oralit.

    Baca Juga :


Kategori : Artikel

Terimakasih sudah membaca Aturan Minum Entrostop. Jangan lupa untuk berbagi...


Back To Top