www.desywulandari.com

Aturan Minum Imodium



Penyakit diare adalah suatu gangguan yg terjadi pada sistem pencernaan manusia yg ditandai dengan pengeluaran feses berbentuk cairan dengan frekuensi lebih dari tiga kali dalam kurun waktu 24 jam. Diare atau juga disebut mencret terjadi akibat adanya ketidakseimbangan penyerapan cairan oleh usus besar jadinya feses tidak bisa dipadatkan. Infeksi bakteri merupakan salah satu penyebab diare yg paling umum, oleh karena itu untuk mengatasinya kalian membutuhkan minum imodium obat antibiotik untuk diare agar mematikan kuman yg menjadi penyebab terjadinya diare.

Gejala Diare Pada Umumnya

Penyakit diare biasanya ditandai dengan timbulnya gejala-gejala sebagai berikut:
Frekuensi BAB meningkat lebih dari tiga kali dalam sehari.
Intensitas ataupun kepadatan feses (kotoran) berkurang bahkan berubah jadi bentuk cairan.
Merasakan sakit akibat terjadinya kram pada perut.
Dehidrasi yg ditandai dengan badan lemas, selalu haus, & wajah jadi pucat.
Mengeluarkan darah ketika buang air besar.

Obat Antibiotik Untuk Diare

Diare yg dibiarkan tanpa ada langkah pengobatan bisa saja membawa efek yg sangat berbahaya untuk tubuh. Selain kehilangan banyak cairan & membuat tubuh menjadi lemas, diare bisa juga bekembang menjadi infeksi saluran pencernaan yg mematikan. Oleh karena itu kalian harus segera mengambil langkah pengobatan dengan minum imodium obat antibiotik untuk diare agar membasmi kuman penyakit yg menjadi penyebab utama dari terjadinya diare. Berikut dibawah ini kami berikan rekomendasi obat diare dewasa & anak-anak resep dokter yg bisa kalian dapatkan dari apotik terdekat.

Imodium

Obat mencret Imodium adalah obat yg digunakan untuk mengobati diare akut & kronik. Obat antibiotik untuk diare tersebut mempunyai cara kerja untuk menurunkan produksi feses & memperlambat kontraksi usus besar sehingga terjadi penyerapan cairan yg lebih maksimal.

Aturan Minum Imodium

Komposisi: ;operamide hydrochloride 2 milligram
Indikasi: Minum imodium digunakan untuk mengobati diare akut & kronik, mempunyai cara kerjanya adala dengan memperpanjang waktu transit isi saluran cerna, meningkatkan viskositas & kepadatan feses, menurunkan volume feses & menghentikan reaksi kehilangan cairan & elektrolit di dalam tubuh.
Dosis: Untuk diare akut dosis awal minum imodium 2 tablet kemudian diteruskan dengan pemberian 1 tablet setiap diare. Diare kronik dosis awal 2 tablet kemudian diteruskan dengan pemberian 1 tablet setiap diare, tambahkan 1-2 dosis lagi sampai feses mengeras. Maksimal pemakaian sampai 8 tablet perhari.
Penyajian: Minum imodium dikonsumsi sebelum ataupun sesudah makan.
Perhatian: Minum imodium untuk anak di bawah dua belas tahun harus mendapat resep dari dokter, jauhi penggunaan pada pasien yg mengalami penghambatan peristaltic & gangguan fungsi hati.
Efek Samping minum imodium: nyeri perut, pusing, mengantuk, susah buang air besar, mual, mulut kering, reaksi hipersensitifitas, muntah,  atau megakolon toksik
Kemasan: 10 Tablet per strip

    Baca Juga :


Kategori : Artikel

Terimakasih sudah membaca Aturan Minum Imodium. Jangan lupa untuk berbagi...


Back To Top