Prospek Investasi Apartemen Di Jakarta

Prospek Investasi Apartemen Di Jakarta





Sekarang hunian tak hanya jadi tempat tinggal tetapi juga merangkap sarana investasi. Dari beragam jenis hunian yg ada, lebih untung mana investasi apartemen ataukah rumah tapak? Investasi properti di apartemen & rumah masing-masing mempunyai keunggulan tersendiri.

Prospek Investasi Apartemen Di Jakarta

Sebagai perbandingan, ilustrasinya adalah apartemen itu lebih cocok buat investasi jangka menengah sebab dibandingkan rumah, apartemen jauh lebih banyak orang yg butuh untuk disewakan. Apartemen itu bangunan jadi investasinya untuk disewakan.

Investasi Apartemen

Misal harga apartemen di Kemang untuk ukuran 61 m2 dengan satu kamar tidur, satu kamar mandi, & ruang tamu harganya sekitar antara Rp dua miliar.

Dan untuk sewa tarifnya bisa sampai US$ 1.500 atau dalam rupiah sekitar Rp 15 juta perbulannya. Orang yg paling banyak sewa yakni orang-orang luar negeri yg saat ini sedang bekerja di Indonesia.

Dan untuk rumah investasinya jangka panjang bisa sampai 21-31 tahun karena harga tanah smakin lama smakin meningkat. Tapi, permintaan untuk sewanya tidak terlalu besar seperti apartemen.

Kalau rumah investasinya lama 21-31 tahun kemudian, Kalau rumah, untung di transaksi jual belinya, karena harga tanah naik terus jadi capital gainnya lebih untung rumah. Misal harga rumah di Kemang dengan ukuran tanah 301 m2 dengan dua kamar tidur harganya sekitar Rp 2-3 miliar.

Investasi properti ini yg paling menentukan yakni lokasi. Lokasi yg paling menentukan harus bebas banjir & strategis.


    Baca Juga :

Share this: