Tanda Tanda Hamil Kosong

Tanda Tanda Hamil Kosong





Bagi ibu yang lagi menjalankan program hamil tentu saja begitu mendambakan supaya segera mengalami tanda kehamilan. Ada beraneka macam tanda kehamilan misalnya mual, muntah, pusing, mudah lelah, dan sebagainya. Terlambat menstruasi boleh jadi faktor pertama yg menyadarkan bahwa semua gejala tersebut adalah tanda kehamilan. Meski begitu, penting untuk ibu agar mengetahui tanda-tanda kehamilan kosong. Sesudah mengalami tanda-tanda kehamilan, tak jarang ibu mengalami kehamilan kosong atau juga disebut dengan Blighted Ovum.

Tanda Tanda Hamil Kosong

Pengertian dari Blighted Ovum atau anembryonic gestation adalah kehamilan yg tidak mengandung embrio. Inilah kondisi yg menyebabkan kehamilan terhenti dengan sendirinya, atau juga biasa disebut dengan keguguran. Keguguran umumnya bisa terjadi kapan saja hingga usia mencapai 23 minggu. Dan kondisi blighted ovum biasanya terjadi pada trisemester pertama kehamilan. Penyebab kondisi tersebut adalah karena adanya kelainan kromoson pada fetus yg sedang berkembang. Disaat terjadi kelainan, tubuh ibu akan menyadarinya & menghentikan kehamilan secara otomatis. Lalu, pembelahan sel yg tidak sempurna & kualitas sel telur & benih mani bisa juga menyebabkan kehamilan kosong tersebut. Berikut dibawah adalah beberapa tanda kehamilan kosong yg bisa ibu deteksi:

Tanda Hamil Kosong

Tanda awal hamil kosong ataupun Blighted Ovum adalah ibu mengalami gejala kehamilan sama ketika wanita hamil pada umumnya. Pusing, mual, selalu ingin buang air kecil, dan sebagainya. Bahkan ketika melakukan tes kehamilan juga, menunjukan hasil positif. Tapi setelah proses pembuahan, rupanya sel telur tidak berhasil untuk bertumbuh menjadi embrio di dinding rahim. Sehingga terjadilah keadaan dimana ibu mengalami Blighted Ovum tersebut.

Hamil Kosong

Hamil kosong menimbulkan gejala yg sama seperti keguguran seperti kram perut. Tapi jika kram perut tanda kehamilan ini biasanya ringan, maka kram perut akibat hamil kosong biasanya lebih berat. Rasa sakit yg hebat biasanya bisa terasa menyiksa & membuat ibu kelelahan.

Tanda berikutnya adalah timbulnya bercak atau perdarahan yg muncul dari jalan lahir. Umumnya bercak memang muncul sebagai tanda kehamilan pada minggu ke-3 setelah terjadinya pembuahan. Ini dikarenakan karena adanya perlekatan ataupun penanaman sel telur di dinding rahim. Tapi jika bercak terjadi setelah kehamilan berjalan kurang lebih 7 minggu, maka hal itu bisa jadi tanda dari terjadinya Blighted Ovum.

Perdarahan yg hebat mirip seperti datang bulan bisa terjadi. Bahkan keram akan terasa lebih berat & volume darah yg keluar dari organ wanita juga jauh lebih banyak dari lazimnya. Pendarahan karena kondisi Blighted Ovum bisa juga disertai dengan keluarnya jaringan yg berasal dari dalam rahim. Jaringan itu bisa berarti embrio yg tidak berhasil berkembang secara baik.

Apabila ibu sudah positif mengalami kehamilan kosong, itu nanti dokter akan melakukan prosedur pengangkatan plasenta & embrio yg tidak berkembang di dalam rahim. Itu dikenal dengan prosedur kuret. Selalu pantau kondisi kehamilan merupakan hal yg wajib dilakukan terlebih pada awal-awal kehamilan. Dengan ini mengetahui tanda-tanda kehamilan kosong atau juga disebut Blighted Ovum sangatlah penting buat ibu yg lagi hamil muda.


    Baca Juga :

Share this: