Bayi 2 Bulan Tidur Terus Normalkah

Bayi 2 Bulan Tidur Terus Normalkah





Permasalahan tidur pada bayi adalah hal yg sering dikeluhkan oleh orang tua di seluruh dunia. Pola tidur bayi kerapkali tidak sesuai dengan pola tidur orang dewasa. Bayi bisa tidur seharian & malah terbangun pada malam hari ketika orang tua ingin beristirahat.

Bagaimana pola tidur bayi

Bayi baru lahir biasanya tidur selama 14-18 jam pada minggu pertama & 12-16 jam ketika berusia 30 hari. Tapi demikian, sebagian besar bayi tidak bisa mempertahankan tidurnya sampai lebih dari 2-4 jam setiap kali tidur, baik itu siang ataupun malam hari. Bayi akan banyak tidur, tapi dalam waktu yg tidak teratur & melelahkan bagi orang tuanya.

Siklus tidur bayi berlangsung lebih singkat ketimbang dewasa & pada bayi terjadi yg namanya tidur fase rapid eye movement (REM) yg lebih panjang dibandingkan orang dewasa. Pada fase REM terjadi perkembangan otak yg pesat. Tidur fase REM adalah tidur yg tidak terlalu dalam, jadi bayi sangat mudah terusik.

Fase tidur tidak teratur tersebut, lama-kelamaan akan menghilang & pola tidur bayi akan terbentuk. Di usia 6-8 minggu, bayi tidur lebih singkat pada siang hari & lebih lama pada malam hari. Bayi juga mengalami fase REM yg lebih singkat & diganti dengan periode tidur non-REM yg lebih dalam & lelap. Di usia 3-6 bulan, kebanyakan bayi bisa tidur hampir sepanjang malam sekitar 5-6 jam.

Bagaimana cara melatih pola tidur bayi

  • Aturlah siklus tidur siang & malam. Orangtua bisa melatih bayi sedini mungkin supaya mengerti bahwa malam hari merupakan waktu tidur & siang hari adalah waktu bermain atau beraktivitas.
  • Selama siang hari lakukan aktivitas yg menstimulasi bayi. Ajak si Kecil bermain & jaga supaya tidak langsung tidur setelah menyusui
  • Di malam hari, ciptakan suasana yg mendukung untuk istirahat seperti ruangan yg redup & suara tenang. Hindari mengajak bermain anak dengan aktivitas yg menstimulasi.
  • Ajarkan bayi untuk bisa tidur sendiri. Biarkan bayi tidur sendiri tanpa digendong. Tujuannya supaya bayi bisa tertidur kembali tanpa bantuan orang tua.
  • Setelah berusia beberapa minggu, orang tua bisa mulai menyusui bayi sampai bayi mengantuk (bukan tertidur) & letakkan ke tempat tidur supaya bayi bisa tertidur sendiri.
  • Jika orangtua ingin mengayunkan bayi sebelum tidur, pastikan bayi tidak tertidur di lengan kalian.
  • Melatih bayi tidur sendiri bukanlah hal mudah, diperlukan waktu berbulan-bulan. Jangan terlalu memaksakan jika si Kecil tampak gelisah & tidak bisa tidur.

Apakah bayi harus dibangunkan untuk menyusui

Kebanyakan bayi akan terbangun sendiri untuk menyusui setiap 3-4 jam. Orangtua tak perlu membangunkannya untuk menyusui, kecuali disarankan oleh dokter.

Tapi demikian, jangan biarkan bayi tidur lebih dari lima jam lamanya terutama di 5-6 minggu pertama. Di minggu-minggu pertama, bayi bisa kehilangan hingga 10% berat badannya. Membangunkan anak pada malam hari bisa dilakukan jika bayi belum mencapai berat lahirnya kembali dalam bebrapa minggu awal setelah lahir. Hal ini terutama penting buat bayi prematur yg membutuhkan asupan makan lebih sering & peningkatan berat badan lebih banyak.

Sebagian besar ahli tak menyarankan membangunkan bayi untuk menyusui pada malam hari, karena hal itu akan merusak pola tidur bayi & bayi tidak bisa menemukan jadwal tidurnya. Orang tua juga tak perlu membangunkan bayi pada siang hari, karena mayoritas bayi akan lebih mudah terbangun sendiri pada siang hari. Tapi, apabila orangtua menemukan bayinya tidur lebih lama pada siang hari, bayi boleh dibangunkan buat melatih bayi membedakan mana siang (waktu untuk aktivitas) & mana malam (waktu untuk tidur).


    Baca Juga :

Share this: