www.desywulandari.com

Apakah Mastitis Dapat Menyebabkan Kanker



Bahayakah penyakit mastitis? apa mastitis itu bisa mengakibatkan kanker?

Mastitis adalah infeksi jaringan pay -udara & yg paling sering ditemukan pada wanita menyusui. Infeksi buah dada ini biasanya dialami wanita selama bulan pertama setelah melahirkan. Saat menyusui, kondisi puti -ng bisa menjadi kering, pecah-pecah, & sakit yg memungkinkan bakteri dari mulut bayi masuk kedalam pay -udara. Infeksi buah dada sangat jarang terjadi pada wanita yg tidak menyusui. Mastitis mengganggu jaringan lemak di pay -udara & bisa menyebabkan timbulnya benjolan, nyeri & bengkak. Dalam kasus yg sangat jarang, infeksi pay -udara bisa dikaitkan dengan kanker.

Penyebab Mastitis

Ada 2 penyebab utama dari mastitis. Infeksi yg paling sering terjadi adalah di bulan pertama setelah melahirkan.

Penyebab infeksi tersebut yakni:

Bakteri yg masuk ke pay -udara. Selama menyusui, kondisi puti -ng bisa menjadi retak & sakit, sehingga membuka pori-pori kulit. Bakteri di permukaan kulit atau dari mulut bayi lalu masuk melalui celah ini sehingga mengakibatkan infeksi. Hal tersebut tidaklah membahayakan kesehatan bayi.

Tersumbatnya saluran ASI. Saluran bisa menjadi tersumbat bila ASI tidak sepenuhnya habis selama menyusui. Saat saluran ASI tersumbat, mastitis bisa terjadi walau tanpa infeksi sehingga menyebabkan pembengkakan & rasa sakit.

Gejala Mastitis

Beberapa gejala infeksi, atau mastitis. Gejala-gejala tersebut meliputi:

  • Pembengkakan & nyeri pay -udara
  • Kendurnya pay -udara
  • Kelelahan
  • Nyeri badan
  • Menggigil & demam
  • Indikasi abses yaitu benjolan dengan rasa sakit yg tidak kunjung sembuh, nanah dari puti -ng & demam yg tidak menghilang dalam beberapa hari.

Waktu yg tepat berobat ke dokter.

Kalian diwajibkan segera berkonsultasi pada dokter ketika:

  • Rasa nyeri mengganggu kegiatan menyusui
  • Cairan yg tidak normal keluar dari puti -ng susu
  • Ada rasa sakit yg tidak bisa dijelaskan & berkepanjangan.
  • Pembengkakan, nyeri, atau kemerahan yg mengganggu proses menyusui
  • Ada benjolan yg tidak mudah hilang
  • Mengalami gejala infeksi ketika menyusui

Perawatan darurat mungkin dibutuhkan jika kalian mengalami:

  • Nanah mengalir dari puti -ng
  • Mual atau muntah
  • Demam secara terus-menerus di atas 101,5 derajat
  • Pingsan, pusing, atau kebingungan
  • Ada garis-garis merah yg memanjang di sepanjang pay -udara ke dada atau lengan

Apakah saya harus berhenti menyusui jika saya mempunyai Mastitis

Hal ini sangat penting untuk diketahui, kalian wajib untuk terus menyusui selama infeksi agar memastikan ASI mengalir & pay -udara kosong setelah menyusui. Cara itu akan membantu untuk menghindari terjadinya penyumbatan.

Apakah Mastitis membahayakan untuk bayi saya?

Bayi kalian tidak akan dirugikan karena mastitis, walaupun infeksi tersebut bisa saja mengurangi produksi ASI, maka kalian mungkin butuh tambahan asupan bayi dengan menggunakan susu formula.

Apakah Mastitis Bisa Menyebabkan Kanker

Mastitis tidak menyebabkan kanker, tapi kanker bisa meniru mastitis dalam penampilan. Kalau infeksi pay -udara lambat untuk sembuh, dokter mungkin akan menyarankan untuk melakukan mamogram atau tes lain untuk menyingkirkan menyingkirkan kanker.

Cara Mencegah Mastitis

Kadang-kadang mastitis tidak bisa dihindari. Beberapa wanita lebih mudah terkena mastitis daripada yg lain, terutama mereka yg sedang menyusui untuk pertama kalinya. Secara umum, kebiasaan yg baik agar mencegah mastitis adalah sebagai berikut:

* Usahakanalah untuk menyusui dari kedua pay -udara sama.
* Pastikan pay -udara kosong sepenuhnya guna mencegah pembengkakan & saluran diblokir.
* Lakukan teknik menyusui yg baik guna mencegah sakit, puti -ng retak.
* Hindari dehidrasi dengan cara minum cukup cairan.
* Praktik kebersihan: Cuci tangan, membersihkan puti -ng, menjaga bayi kalian agar tetap bersih.

    Baca Juga :


Kategori : Artikel

Terimakasih sudah membaca Apakah Mastitis Dapat Menyebabkan Kanker. Jangan lupa untuk berbagi...


Back To Top