www.desywulandari.com

Bayi Sering Mengejan Sampai Mukanya Merah



Pertanda apa bayi yang mengejan sampai wajahnya merah? kenapa bayi mengejan sampai mukanya merah? Saat mempunyai bayi, mengganti popok akan jadi rutinitas yg tidak terelakkan untuk kalian sebagai orangtua. Apalagi, jika kalian memberikan ASI eksklusif kepada bayi kalian, tentu saja frekuensi BAB si kecil jadi meningkat. Tapi, bagaimana jika ASI kalian tidak cukup, sering BAB? Apakah mungkin buah hati kalian mengalami sembelit? Jika iya, apa yg bisa kalian lakukan?

Pola Buang Air Besar Pada Bayi

Pola BAB pada bayi akan dipengaruhi dari usia mereka. Bayi yg berusia 0 sampai 3 hari akan menghasilkan kotoran yg berwarna gelap seperti ter, yg disebut dengan meconium. Dan dengan masuknya ASI ke dalam saluran cerna, kotoran bayi akan semakin lembut & warnanya akan semakin cerah.

Di usia 2 sampai 6 minggu, bayi biasanya akan buang air besar sebanyak 2 hingga 5 kali dalam 24 jam. Beberapa bayi yg sehat mungkin akan buang air besar lebih banyak daripada jumlah tersebut & sebagian bayi sehat lain akan buang air besar lebih sedikit dari jumlah tersebut.

Kalau bayi kalian berusia di bawah 6 bulan & buang air besar kurang dari 2 kali dalam sehari, hal itu mungkin masih bisa dianggap normal. Bayi kalian kemungkinan tidak mengalami sembelit apabila:

Banyak buang air kecil.
Mengalami kenaikan berat badan yg normal.
Pola buang air besar pada bayi yg mendapat ASI

Setelah menginjak usia lebih dari 6 minggu, frekuensi buang air besar buah hati kalian mungkin akan menurun seiring dengan berkurangnya kolostrum di dalam ASI kalian. Bayi usia enam minggu atau lebih mungkin bisa buang air besar kurang lebih 5 kali dalam sehari, setiap setelah disusui, atau mungkin cuma 1x sehari.

Setelah kalian memperkenalkan makanan padat untuk si buah hati, maka pola buang air besar anak kalian bisa kembali berubah. Karakteristik kotoran mungkin akan lebih berbau dengan perbedaan konsistensi & warna dari yg sebelumnya. Selain itu, frekuensi buang air besar anak kalian juga mungkin berubah.

Ciri & Gejala Susah Buang Air Besar Pada Bayi Yg Diberi ASI

Melihat bayi kalian mengejan saat merasa mulas atau ingin buang air besar mungkin membuat kalian berpikir bahwa dia mengalami sembelit. Tapi, jangan keliru, bayi memang butuh usaha yg keras untuk BAB. Jadi, jangan berpikir bahwa buah hati kalian mengalami sembelit jika mukanya berubah merah atau dia menangis saat lagi mulas.

Kalian bisa menggunakan beberapa pertanyaan berikut ini untuk memastikan apakah bayi kalian benar-benar mengalami susah buang air besar ataukah tidak:

Apakah kotoran bayi kering & keras?
Apakah bayi melengkungkan punggungnya, mengencangkan bokong, & menangis ketika berusaha buang air besar?
Apakah bayi sangat rewel?
Apakah bayi saya ngeden untuk buang air besar selama sepuluh menit atau lebih sebelum akhirnya menyerah?
Apakah ada darah di kotoran bayi?
Apakah bayinya muntah lebih sering dari biasanya?
Apakah BAB bayi lebih banyak atau lebih sedikit dari yg biasanya?

Hal-hal tersebut mungkin bisa menjadi tanda bahwa bayi kalian mengalami sembelit. Tapi, jika kotoran bayi kalian lunak setelah dia mengedan atau menangis, kemungkinan kecil dia mengalami sembelit.

Sembeli pada bayi biasanya bakal diikuti dengan gejala lain. Jika bayi kalian masih banyak mengompol, mengalami kenaikan berat badan yg normal & masih terlihat bugar, maka buang air besar 1x dalam seminggu bukanlah hal yg harus dikhawatirkan.

    Baca Juga :


Kategori : Artikel

Terimakasih sudah membaca Bayi Sering Mengejan Sampai Mukanya Merah. Jangan lupa untuk berbagi...


Back To Top