www.desywulandari.com

Berapa Lama Asi Bertahan Setelah Dihangatkan



Salah satu solusi ampuh yg seringkali digunakan oleh ibu bekerja atau ibu yg mempunyai ASI berlimpah adalah dengan memerah ASI & kemudian menyimpannya supaya terus bisa memberikan ASI eksklusif untuk bayinya. Bagi yg mempunyai ASI berlimpah, menyimpan ASI bisa menjadi cadangan terutama ketika keadaan darurat. Namun, yg harus diketahui oleh setiap ibu yg menyusui adalah bahwa ASI perah mempunyai masa tahan atau kadaluarsa. Jangan sampai kalian memberikan ASI perah yg sudah basi kepada si kecil karena salah didalam menyimpannya.

Berapa Lama Asi Perah Bisa Bertahan

1. ASI perah bisa bertahan sampai tiga jam atau maksimal empat jam dalam suhu ruang biasa & bisa bertahan sampai enam jam di ruangan ber-AC.

2. ASI perah bisa bertahan selama 15-24 jam di dalam termos es atau cooler box/cooler bag.

3. ASI perah bisa bertahan di dalam kulkas sampai tiga hari jika ada bahan makanan lain di dalam kulkas & bertahan sampai tujuh hari jika tidak ada bahan makanan lainnya.

4. ASI perah bisa bertahan sampai tiga bulan jika disimpan di dalam freezer, & bisa bertahan sampai enam bulan jika disimpan ke dalam deep freezer.

Sebelum menyimpan ASI, pastikanlah bahwa botol penyimpanan & pemompa asi yg digunakan sudah disterilkan. Segera tutup botol & simpan ke dalam cooler box supaya begitu sampai di rumah bisa disimpan ke dalam freezer atau langsung diberikan buat si kecil. ASI yg sudah ditaruh ke dalam freezer & dihangatkan, harus segera diminum sampai habis. Jika ada sisa, ada baiknya dibuang saja.

Di kantor mungkin ada kulkas atau freezer khusus punya kantor. Tapi, lebih baik kalian membawa sendiri cooler bag atau box untuk menyimpan ASI, supaya tidak menimbulkan fitnah atau pikiran yg macam-macam, apalagi di kalangan karyawan laki-laki. Menjaga kehormatan diri itu amat penting, karena istri merupakan hak suaminya. Semoga bermanfaat.

    Baca Juga :


Kategori : Artikel

Terimakasih sudah membaca Berapa Lama Asi Bertahan Setelah Dihangatkan. Jangan lupa untuk berbagi...


Back To Top