www.desywulandari.com

Berenang Saat Haid Tanpa Pembalut



Hampir setiap wanita, pasti seringkali bertanya-tanya apakah boleh berenang ketika sedang haid?. Apakah akan mengalami kram yg mengerikan atau justru malah terkena infeksi?.

Berenang Saat Haid

1. Apakah tidak higienis berenang ketika lagi haid?
Di tahun 2016, sebuah pusat kebugaran yang ada di negara bagian Georgia menjadi berita utama ketika mereka memasang sebuah tanda di ruang ganti perempuan yg mengatakan "Ibu-ibu yg terhormat, jangan pergi ke kolam renang ketika periode haid."

Mereka mengklaim itu untuk melindungi perenang lainnya setelah seseorang "mengotori" kolam renang dengan darah haid. Padahal, di kolam renang ada sejumlah kecil cairan tubuh misalnya air seni atau keringat. Tapi, air di kolam renang biasanya diobati dengan adanya klorin untuk mencegah berbagai penyebaran penyakit. Dengan kata lain, kalian tidak membahayakan kesehatan orang lain dengan berenang selama haid.

2. Akankah meninggalkan darah haid di dalam air?
Tekanan air dapat menghentikan aliran haid sementara ketika berenang. Tapi jika kalian tertawa, bersin, batuk atau bergerak, tekanan dapat berubah & sejumlah kecil darah juga bisa keluar. Kabar baiknya, mungkin tidak akan terlihat. Tapi, ketika kalian keluar dari air, haid akan mengalir kembali menjadi normal. Meski begitu, pembalut & pantyliner bukanlah pilihan yg baik karena mereka akan menyerap air & menjadi tidak efektif.

3. Apakah saya harus memakai pembalut ketika berenang?
Jika aliran haid kalian ringan, bisa menggunakan pakaian renang penyerap atau setelan dengan warna gelap untuk melindungi noda. Tahan air, pakaian renang penyerap itu terlihat seperti celana biasa, tapi mempunyai lapisan bocor yg membantu menyerap darah haid. Kalian bisa juga menggunakan pembalut sebelum & sesudah berenang.

4. Dapatkah terkena infeksi karena berenang selama haid?
Infeksi kulit & penyakit perut ketika menelan air yg terkontaminasi biasanya menjadi keluhan yg biasanya terjadi. Lebih baik, tanyakan langsung kepada otoritas kesehatan regional untuk informasi mengenai kualitas air di tempat kalian akan berenang. Kolam air yg diklorinasi bisa mengiritasi daerah kewanitaan & vulva kalian, sehingga membuat kalian berisiko terkena infeksi ragi atau juga disebut Bacterial vaginosis (BV).

Maka, segeralah mandi sesudah berenang selama haid agar mengurangi paparan klorin & hindari duduk-duduk dengan menggunakan pakaian renang yg basah. Jika kalian melihat adanya luka gatal, terbakar atau yg tidak biasa setelah berenang, lakukanlah pemeriksaan lebih lanjut ke dokter.

5. Ketika berenang di laut, apakah ikan hiu bakal menyerang seseorang yg sedang haid?
Tidak ada kasus yg terekam, jika ikan hiu menyerang seseorang ketika lagi haid. Menurut International Shark Attack File, banyak orang yg menyelam dengan selamat ketika haid. Walau begitu, dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk hal ini.

Tapi mereka belum melihat pola peningkatan serangan kepada penyelam yg lagi haid. Marie Levine, Pendiri & Direktur Eksekutif The Shark Research Institute, sudah menyelam selama beberapa dekade tanpa ada masalah. Dia mengatakan kepada Ibu Jones, "aku pernah menyelam ketika haid datang, sementara di bawah air ada ikan hiu namun ikan itu tidak tertarik."

6. Akankah semua orang tahu jika kamu sedang haid?
Haid, proses alami yg dialami oleh perempuan. Jika kalian khawatir dengan noda, bisa mengenakan baju renang dengan warna yg gelap atau dengan menambahkan lapisan ekstra dengan memakai celana pendek renang. Mintalah seorang teman agar mengingatkan akan masalah tersebut, atau sering memeriksa diri ke kamar mandi.

7. Bisakah menunda haid sampai pergi berenang?
Tentu kalian tidak bisa menundanya. Akan tetapi, kalian bisa bertanya kepada dokter untuk menemukan solusi yg terbaik.

    Baca Juga :


Kategori : Artikel

Terimakasih sudah membaca Berenang Saat Haid Tanpa Pembalut. Jangan lupa untuk berbagi...


Back To Top