Peran Hati Dalam Sistem Ekskresi

Peran Hati Dalam Sistem Ekskresi





Hati adalah organ bagian dalam manusia yg berukuran paling besar. Organ ini memiliki berat sekitar 1,5 kilogram atau sekitar 3,5% dari berat badan. Hati ada dibagian atas sebelah kanan abdomen & dibawah tulang rusuk. Hati memiliki keunikan diantaranya bisa memperbarui atau menumbuhkan kembali sel-sel yg sudah rusak karena terluka atau penyakit. Tapi, jika hati mengalami kerusakan secara berulang-ulang di dalam jangka waktu yg lama, kondisi tersebut bisa mengakibatkan kerusakan hati sehingga sel-selnya tidak bisa diperbarui lagi.

Peran Hati

1) Tempat untuk Menyimpan Energi
Hati menyimpan energii dalam bentuk glikogen. Glikogen dibentuk dari sebuah jenis zat gula yg disebut glukosa. Ketika kadar gula di dalam darah tinggi, hati mengkombinasi molekul molekul glukosa yg tersusun dalam rantai panjang menjadi glikogen lewat proses glikogenesis. Ketika kadar glukosa di dalam darah lebih rendah dari keperluan tubuh, hati mengubah glikogen jadi glukosa.

2) Menyimpan Vitamin-Vitamin
Hati mengambil vitamin dari aliran darah yg diangkut oleh pembuluh portal hepatik. Hati lalu mengumpulkan & menyimpan persediaan vitamin A, D, E, & K. Vitamin ini bisa disimpan hingga 2 sampai 4 tahun.

3) Sebagai Pabrik Kimia Tubuh
Beberapa protein penting yg ditemukan di dalam darah dihasilkan oleh hati. Satu dari beberapa jenis protein tersebut yakni albumin. Albumin berperan membantu ketersediaan kalsium & unsur-unsur penting lain di dalam aliran darah. Albumin juga membantu pergerakan air dari aliran darah ke jaringan tubuh. Bukan hanya albumin, hati juga memproduksi globin. Globin ikut membentuk hemoglobin yg merupakan pembawa oksigen di dalam sel darah merah.

4) Detoksifikasi ata Pembersih
Hati membantu membersihkan zat-zat racun, seperti obat & alkoh0l dari aliran darah. Hati melakukannya dengan cara menghisap zat-zat berbahaya tersebut kemudian menetralkannya dengan menggunakan cairan empedu.

5) Memproduksi Cairan Empedu
Bukan hanya berperan dalam sistem pencernaan, hati berperan juga dalam sistem ekskresi. Fungsi hati di dalam sistem ekskresi yakni mengekskresikan cairan empedu secara terus-menerus. Setiap harinya, hati bisa mengekskresikan cairan empedu 800-1.000 milliliter. Cairan empedu mengandung air, garam empedu, asam empedu, fosfolipid (lesitin), kolesterol, zat warna empedu (pigmen bilirubin, & biliverdin), serta beberapa ion.


    Baca Juga :

Share this: